Tuesday, May 26, 2009

Pasangan Capres-Cawapres, Jangan Abaikan Rakyat Jika Terpilih Kelak

Tidak ada yang mengetahui secara pasti pasangan capres-cawapres mana yang bakal keluar sebagai pemenang dalam pilpres pada 8 Juli mendatang. Demikian juga para pengamat politik, mereka hanya tebak menebak berdasarkan teori yang ia miliki sementara yang didapat pun hanya sebatas wacana siapa yang bakal menjadi juara dalam kompetitor pilpres nanti. Tapi gambaran yang disuguhkan jelas memberikan pelajaran berpolitik dan berdemokrasi yang bagus untuk bagi publik.

Disana terdapat tiga pasangan capres-cawapres, pertama yakni, Megawati SP-Prabowo Subianto, yang beberapa waktu lalu mendeklarasikan diri di tempat pembuangan akhir sampah Bantar Gebang Bekasi, Jawa Barat. Pasangan ini mentargetkan pertumbuhan ekonomi dalam pemerintahannya jika terpilih kelak mematok pada angka pertumbuhan ekonomi sebesar 10 persen dengan prioritas utama bidang pertanian, kehutanan serta khalayak kaum nelayan. menjanjikan adanya kontrak yang mengikat investor sehingga negara tidak mengalami kerugian.

Kedua, pasangan capres-cawapres Jusuf Kalla-Wiranto, dalam deklarasinya memilih di Tugu Proklamasi yang memiliki historis sejarah pada masa negara ini berdiri. Target ekonomi yang dharapkan pada kisaran angka 8 sampai 9 persen. Program lain adalah pembangunan infrastruktur, melanjutkan progam konvensi minyak tanah ke gas, serta akan berusaha mengurangi sikap ketergantungan bangsa ini terhadap hutang luar negeri.

Pasangan ketiga, ada SBY-Boediono, pasangan ini dalam deklarasi di Bandung beberapa waktu lalu terkesan sangat berbeda dengan kedua pasangan lainnya. Tempat yang dipilih disentuh dengan udara yang ber-AC, yang terkesan layaknya acara resepsi pernikahan, namun memang resepsi ijab kabul SBY-Berbudi. Pasangan ini terget pertumbuhan ekonomi yang diinginkan pada angka sekitar 7 persen jika keluar sebagai pemenang dalam pilpres mendatang. Program lain adalah meratanya pertumbuhan ekonomi daerah dan pusat, menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.

Ketiga pasangan capres-cawapres mempunyai tujuan yang sangat mulia yakni akan mensejahterakan seratus tiga puluh juta jiwa penduduk Indonesia, terlepas dari teori, konsep, atau paham ekonomi apa yang ia anut, menurut saya rakyat tidak akan memperdulikan, karena realitasnya rakyat hanya membutuhkan harga sembilan bahan pokok terjangkau, biaya pendidikan semurah-murahnya, termasuk kebutuhan rasa aman, pangan papan serta sandang sehingga tidak terdengar lagi, rakyat mengemis minta perlindungan karena digusur, rakyat menjerit minta perlindungan hukum karena haknya dirampas, rakyat dan buruh buruh merasa dihargai oleh para penguasa dan para pengusaha. Semoga pasangan yang terpilih kelak mampu menjabarkan kesejahteraan secara nyata tidak berhenti pada teori-teori saja, walaupun badai krisis finansial global begitu nyata.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.