Ibu adalah sosok perempuan yang amat sangat bijak, sabar, pemaaf, memberi tanpa harap kembali, dan masih banyak lagi sifat-sifat mulia yang tak terhitung jumlahnya dan tak mungkin saya sebutkan satu-persatu. Itu menunjukkan betapa besarnya peran seorang ibu dalam memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Oleh karena itu, janganlah sekali kali kamu sebagai seorang anak mengecewakan Dia. Buatlah dia selalu tersenyum lepas tanpa beban. Dan ingatlah dalam hidupmu, ibu pasti melakukan suatu kebohongan yang di dalamnya mengandung makna yang sangat dalam. Kebohongan itu diantaranya :
1. Beliau sesungguhnya lapar, tetapi dengan tulus beliau berkata kepada anaknya yang sedang lapar bahwa Ia sudah kenyang.
2. Beliau sesungguhnya lelah, tetapi dengan ikhlas beliau untuk melanjutkan pekerjaan rumah yang belum selesai.
3. Beliau sesungguhnya sedih, tetapi dengan kuat beliau berusaha untuk mengatakan kepada anaknya bahwa Ia sedang bahagia.
4. Beliau sesungguhnya ngantuk, tetapi dengan segar beliau berkata kepada anaknya yang masih belum tidur bahwa Ia belum ngantuk.
5. Beliau sesungguhnya takut, tetapi dengan gagah di depan anaknya beliau memberanikan diri untuk selalu menjaga anaknya.
Kebohongan-kebohongan di atas hanya beberapa saja dari sekian banyak kebohongan yang dilakukan seorang ibu demi membahagiakan anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa begitu besarnya pengorbanan seorang ibu hanya karena untuk membuat anaknya selalu tersenyum. Pernahkah dirimu melakukan apa yang telah dilakukan oleh ibumu?? Inginkah dirimu menyia-nyiakan besarnya pengorbanan ibumu..?? Tegakah dirimu membiarkan air mata ibumu mengalir..?? Jika belum, mulailah dari sekarang untuk melakukannya. Hormati ibumu seperti kamu menghormati presiden dan usahakan jangan sampai air mata ibumu yang berharga bak berlian itu jatuh merusak senyum indah di wajahnya.
Sayangi ibumu, cintai ibumu,
karena
“Surga Berada di Bawah Telapak Kaki Ibu”
Bukan berarti peran seorang ayah dianggap tidak berguna. Kasih saying ayah dan ibu kepada anaknya melebihi apapun. Jadi, jangan bedakan keduanya. Mentang-mentang yang ada hanya pepatah untuk ibu, lalu kita menganggap peran seorang ayah hanya segelintir saja. Kalau begitu, lebih baik ku buat pepatah seperti ini :
“Surga Berada di Bawah Telapak Tangan Ayah”
Terus jaga kesehatan ayah dan ibumu, resapi kasih sayang yang telah mereka beri, dan jangan sekali-kali melukai hati mereka karena itu akan susah mencari obatnya.
Salam buat orang tua kalian……. ^_^
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.