Dalam setiap jaman
selalu ada insan-insan cemerlang yang merubah dunia dengan pandangan dan
paradigma baru. Seorang manusia baru, seorang pemberani yang telah keluar dari
penjara pengkondisian lingkungan akibat peradapan yang telah usang. Para nabi,
mesiah, buddha dan avatar adalah para pribadi unggul yang sepenuh hati telah
mendedikasikan hidupnya demi nilai-nilai kemanusiaan. Keberadaan mereka
merupakan kunci bagi adanya perubahan yang signifikan dalam pemahaman kesadaran
manusia dalam tiap masanya.Dengan berbekal keyakinan, pengetahuan dan kekuatan
yang dimilikinya mereka menorehkan namanya dalam daftar nama-nama orang paling
dikenang sepanjang masa.
Perubahan
adalah hukum alam yang paling mendasar, ia tidak mengenal kata berhenti. Tidak
ada istilah selesai dalam setiap momentnya, akan terus terjadi penyempurnaan-
penyempurnaan. Namun demikian tema yang di usung akan tetap sama, tema tentang
cinta tentang kasih dalam bingkai kesadaran. Dalam ranah kemanusiaan yang utuh
tanpa embel-embel.
Didalam sebuah peradapan
yang korup dimana banyak ajaran kemanusiaan mulai di salah artikan,
ajaran-ajaran yang dulunya sangat fleksibel kini telah menjadi sebuah
peraturan-peraturan dan dogma yang kaku. Dan keberadaan hal ini tentunya
melahirkan sekian banyak lembaga dan otoritas yang merasa paling benar dan
memiliki kewenangan mutlak terhadap setiap aturan yang ada.
Maka lahirlah
agama-agama sebagai penampung semua hal itu. Sehingga ajaran yang dulunya
fleksibel sekarang menjadi paten.
Hal itu tentu sudah
tidak sesuai dengan harapan para nabi, mesiah, buddha, dan avatar yang
menghendaki perubahan kesadaran secara alami dan selaras dengan nilai-nilai
luhur kemanusiaan.
Maka perubahan dalam
penyelarasan ini mesti terjadi dan berlanjut lagi. Di masa lalu para insan
pendobrak ini sering mengalami hal yang tragis dalam kehidupannya. Ada
konspirasi licik dari pihak status quo yang merasakan segala kenyamanan yang di
peroleh akan musnah karena perubahan ini. Karena perubahan kesadaran yang
terjadi dalam setiap diri manusia dalam suatu lingkungan peradapan tentu akan
berdampak luas terhadap masalah yang lainnya. Para tokoh agamawan akan
kehilangan umatnya, para politisi licik akan di tinggal pendukungnya, para
penguasa akan banyak kehilangan kesetiaan dari rakyatnya.
Sudah menjadi cerita
klasik dalam setiap masa para insan cemerlang pendobrak pandangan ini akan
berakhir dalam situasi yang memprihatinkan. Sang Buddha diracun, Gusti Yesus
disalib, Galileo dieksekusi, Al halaj dipancung, Martin Luther king ditembak
mati dan masih banyak yang lainnya.
Hal itu membuktikan
bahwa perubahan merupakan ancaman yang paling di takuti. Namun sekarang dalam
era informasi yang serba canggih ini nampaknya modus untuk menyingkirkan para
pelopor perubahan mengalami banyak pergeseran. Telah terbukti bahwa penyiksaan
secara fisik maupun menghilangan nyawa secara paksa justru akan menyulut rasa
penasaran kaum awam untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi,
semakin populer nilai patriotisme seorang pendobrak semakin cepat ide-ide dan
pandangannya meluas dalam pikiran masyarakat. Dan hal-hal seperti itu menjadi
moment penting yang merubah sejarah. Dan hal ini sangat tidak di inginkan oleh
pihak status quo.
Pembunuhan karakter
terhadap tokoh tertentu mudah dilakukan oleh ia yang mempunyai uang dan
kekuasaan. Tinggal mencari link yang tersumbat atau eror yang pernah terhubung
dengan sang tokoh pelopor dan klik, semudah memejet tombol, dengan menyewa
banyak pengacara, dan menggiring opini lewat media yang dibayar berkas kasuspun
siap dilimpahkan. Mudah dan simpel.
Pembunuhan karakter
merupakan strategi terbaru yang dapat di terapkan di jaman internet sekarang
ini, selain banyak penyimbangan pemberitaan oleh media tertentunya. Banyak
konspirasi kepentingan yang bermain di belakangnya.
Sudah banyak
diketahui bahwa peran media menempati kedudukan teratas dalam menyebarkan opini
dalam suatu masyarakat. Sehingga dapat di pastikan siapa yang menguasai media
informasi ia akan yang menjadi yang paling berkuasa. Dan dengan mudah
menggiring opini yang berkembang dalam masyarakat sesuai dengan tujuannya.
Namun harap di
sadari, bahwa kebenaran adalah kebenaran. Ia tidak bisa di tutup-tutupi terlalu
lama, karena kebenaran adalah kehidupan ia hidup dan bernafas. Setiap getaran
energinya akan memaksa setiap mulut untuk bersuara, setiap tangan untuk
berkarya untuk menulis, setiap hal untuk membawanya ke podium tertinggi.
Setiap usaha untuk
menghadangnya hanya akan berakhir sia-sia saja.
Jangan mencoba
menghadang kebenaran kau akan tergilas dan kelak akan menyesal seumur-umur. Ia
telah telah menjalar menyentuh apa saja, buku-buku, internet, alam, kesadaran
individu yang siap meneruskan misi. ia hanya menunggu waktu yang tepat saja
untuk meledakkan ketidaksadaran kita.
Kebenaran akan selalu
berjaya.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.